Selasa, 25 Februari 2014

Sarjana Hari Ini, Pengusaha Besok




Mau kemana setelah sarjana?


Pertanyaan seperti diatas sering kali menjadi pertanyaan yang menakutkan bagi banyak fresh graduate. Pemuda-pemuda yang baru lulus dan menjadi sarjana muda tersebut seakan bingung bagaimana menghadapi masa depannya. Padahal kan, masa depan ada ditangan setiap pemuda.
Pemuda adalah harapan untuk memajukan bangsa dikemudian hari. Dimasa depan, seorang pemuda haruslah kreatif, inovatif, dan mampu bersaing. Sesungguhnya bangsa tidak membutuhkan sosok pemuda yang hanya bersantai dan bermalas-malasan saja, bangsa ini akan bangga apabila pemuda-pemudanya tampil didepan dan mampu menjawab tantangan masa depan yang semakin kompleks.
Seperti yang kita tahu bahwa setiap tahun, Indonesia meluluskan ratusan ribu sarjana diberbagai disiplin ilmu. Hal ini berbanding terbalik dengan sedikitnya lapangan pekerjaan yang disediakan pemerintah. Hasilnya, dari semua yang lulus tersebut, hanya ada beberapa yang sanggup bersaing dan mendapatkan pekerjaan. Sisanya, menjadi pengangguran intelektual. Inilah gunanya kita sebagai pemuda harus memiliki kekreativitasan dari awal, bukan hanya terpaku pada satu bidang keahlian saja. Celakalah sarjana-sarjana muda yang tak memiliki bekal lebih setelah lulus kuliah. Satu-satunya cara adalah menunggu lowongan pekerjaan hanya yang datang sekali-sekali.
Seorang pemuda harus mampu menjadi pemimpin yang kaya akan ide cemerlang. Salah satu yang bisa dilakukan oleh pemuda dalam menjawab tantangan global adalah dengan menjadi seorang wirausahawan muda. Seorang pemuda yang memiliki keahlian dapat menuangkan idenya dalam sebuah gagasan bisnis dan mengimplementasikannya kedalam sebuah usaha. Tentunya pemuda yang seperti ini harus memiliki sikap disiplin, komitmen tinggi, jujur, kreatif dan inovatif, mandiri, dan percaya diri. Kesemua sikap ini harus dimiliki pemuda yang khususnya terjun menjadi seorang wirausahawan muda.
Ada banyak bidang usaha yang bisa dipilih mulai dari jasa, pendidikan, maupun makanan. Kita hanya perlu memilih yang benar-benar sesuai dengan keahlian dan minat. Tentunya untuk menjadi seorang wirausahawan tidak boleh bermodal nekat saja, semua calon wirausaha harus memiliki pengetahuan mengembangkan usaha, mampu menciptakan jaringan, serta memiliki keinginan besar untuk maju.
Pada akhirnya pemuda sendirilah yang menciptakan lapangan pekerjaan dan menarik semua pengangguran terdidik tadi. Dengan begitu, angka pengangguran bisa berkurang. Betapa membanggakannya jika kita bisa menciptakan lapangan kerja sendiri bagi sesama.
Bangsa ini benar-benar butuh seorang pemuda yang layak menjadi leader.
Sarjana hari ini, tapi itu hari ini.
Esok adalah hari dimana seorang pengusaha muda lahir

Itulah kita para pemuda.
 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar