Mau kemana setelah sarjana?
Pertanyaan seperti diatas sering kali
menjadi pertanyaan yang menakutkan bagi banyak fresh graduate.
Pemuda-pemuda yang baru lulus dan menjadi sarjana muda tersebut seakan bingung
bagaimana menghadapi masa depannya. Padahal kan, masa depan ada ditangan setiap
pemuda.
Pemuda adalah harapan untuk memajukan bangsa
dikemudian hari. Dimasa depan, seorang pemuda haruslah kreatif, inovatif, dan
mampu bersaing. Sesungguhnya bangsa tidak membutuhkan sosok pemuda yang hanya
bersantai dan bermalas-malasan saja, bangsa ini akan bangga apabila
pemuda-pemudanya tampil didepan dan mampu menjawab tantangan masa depan yang
semakin kompleks.
Seperti yang kita tahu bahwa setiap tahun,
Indonesia meluluskan ratusan ribu sarjana diberbagai disiplin ilmu. Hal ini
berbanding terbalik dengan sedikitnya lapangan pekerjaan yang disediakan
pemerintah. Hasilnya, dari semua yang lulus tersebut, hanya ada beberapa yang
sanggup bersaing dan mendapatkan pekerjaan. Sisanya, menjadi pengangguran intelektual.
Inilah gunanya kita sebagai pemuda harus memiliki kekreativitasan dari awal,
bukan hanya terpaku pada satu bidang keahlian saja. Celakalah sarjana-sarjana
muda yang tak memiliki bekal lebih setelah lulus kuliah. Satu-satunya cara
adalah menunggu lowongan pekerjaan hanya yang datang sekali-sekali.
Seorang pemuda harus mampu menjadi pemimpin
yang kaya akan ide cemerlang. Salah satu yang bisa dilakukan oleh pemuda dalam
menjawab tantangan global adalah dengan menjadi seorang wirausahawan muda. Seorang
pemuda yang memiliki keahlian dapat menuangkan idenya dalam sebuah gagasan
bisnis dan mengimplementasikannya kedalam sebuah usaha. Tentunya pemuda yang
seperti ini harus memiliki sikap disiplin, komitmen tinggi, jujur, kreatif dan
inovatif, mandiri, dan percaya diri. Kesemua sikap ini harus dimiliki pemuda
yang khususnya terjun menjadi seorang wirausahawan muda.
Ada banyak bidang usaha yang bisa dipilih
mulai dari jasa, pendidikan, maupun makanan. Kita hanya perlu memilih yang
benar-benar sesuai dengan keahlian dan minat. Tentunya untuk menjadi seorang wirausahawan
tidak boleh bermodal nekat saja, semua calon wirausaha harus memiliki
pengetahuan mengembangkan usaha, mampu menciptakan jaringan, serta memiliki
keinginan besar untuk maju.
Pada akhirnya pemuda sendirilah yang menciptakan
lapangan pekerjaan dan menarik semua pengangguran terdidik tadi. Dengan begitu,
angka pengangguran bisa berkurang. Betapa membanggakannya jika kita bisa
menciptakan lapangan kerja sendiri bagi sesama.
Bangsa ini benar-benar butuh seorang pemuda
yang layak menjadi leader.
Sarjana hari ini, tapi itu hari ini.
Esok
adalah hari dimana seorang pengusaha muda lahir
Itulah
kita para pemuda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar